Aceh Utara, 6 Oktober 2025 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia (HIMADIKIA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Inovasi Pembelajaran Kimia dengan Teknologi V yang mengusung tema “Penggunaan AI dalam Pembelajaran Kimia: Etika dan Efektivitas dalam Pembelajaran Siswa”. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer FKIP Universitas Malikussaleh dan diikuti oleh pengurus HIMADIKIA serta mahasiswa Pendidikan Kimia.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen HIMADIKIA dalam mendukung inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta penguatan literasi digital di kalangan calon pendidik kimia. Di era transformasi digital, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, personal, dan efisien. Namun demikian, penggunaan AI juga memerlukan pemahaman etika serta tanggung jawab akademik yang kuat.
Kegiatan menghadirkan Bapak Isna Rezkia Lukman, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi AI secara bijak dalam proses pembelajaran, dengan tetap menjaga peran guru sebagai fasilitator utama dan memastikan validitas informasi yang digunakan siswa.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik penggunaan platform AI untuk merancang media pembelajaran kimia yang kreatif dan inovatif. Melalui praktik langsung ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan generasi digital.
Kegiatan ini memberikan dampak positif, di antaranya meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar AI dalam pembelajaran kimia, tumbuhnya kesadaran etika dalam penggunaan teknologi pendidikan, serta terjalinnya kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan dosen pembimbing. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis berupa keterbatasan perangkat dan kestabilan jaringan internet, pelatihan tetap berlangsung dengan lancar dan interaktif.
Ketua Panitia, Soraya Berlianda Salsabila, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kompetensi digital mahasiswa Pendidikan Kimia. “Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong mahasiswa untuk lebih kreatif dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari inovasi pembelajaran di masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, HIMADIKIA kembali menunjukkan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan kimia di lingkungan Universitas Malikussaleh.



